Popular Post

Posts

Posted by : YAHYA Tuesday, 18 August 2015


6 Tip melawan hawa nafsu
Assalamualaikum,wr,wb.



Wahai Saudaraku umat islam yang dimuliakan Allah SWT, hidup ini adalah penuh tantangan dan perjuangan dalam melawan hawa nafsu (syetan). Kadangkala kita bisa menang dan kadangkala jugak kita bisa kalah melawan hawa nafsu syetan tergantung ke imanan kita. Imam Al-Ghazali menyebut ada tiga bagian perlawanan manusia terhadap hawa nafsu.

  • pertama,nafsu muthmainnah (nafsu yang tenang), yakni ketika iman menang melawan hawa nafsu, sehingga perbuatan manusia tersebut lebih banyak yang baik daripada yang buruk.


  • kedua, nafsu lawwamah (nafsu yang gelisah dan menyesali dirinya sendiri), yakni ketika iman kadangkala menang dan kadangkala juga kalah melawan hawa nafsu, sehingga manusia tersebut perbuatan baiknya relatif seimbang dengan perbuatan buruknya.

  • ketiga adalah nafsu la’ammaratu bissu’ (nafsu yang mengajak kepada keburukan), yakni ketika iman kalah dibandingkan dengan hawa nafsu, sehingga manusia tersebut lebih banyak berbuat yang buruk daripada yang baik.

Mulai sekarang marilah kita mencoba untuk merenungkan, termasuk manakah Anda?

Kalau saya bersangka baik kepada Anda, maka saya menilai Anda masih termasuk kelompok yang pertama, yaitu nafsu muthmainnah. Memang salah satu ciri orang yang termasuk nafsu muthmainnah adalah segera sadar dan gelisah terhadap perbuatannya yang buruk. Walaupun ia melakukan perbuatan buruk yang kecil, tetapi sudah dianggapnya besar, sehingga ia selalu hati-hati dalam melangkah. Menurut saya, Anda perlu bersyukur kepada Allah SWT karena Anda memiliki ‘sensifitas yang tinggi’ terhadap perbuatan dosa. Dan ini adalah ciri orang-orang yang bertaqwa.

Jadi saran saya, sebaiknya kita segera meninggalkan perbuatan yang dibenci Allah sebelum jauh melangkah. Sebab kalau sudah menjadi kebiasaan akan sulit untuk menghilangkannya. Contoh kita umpamakan sebuah meja yang terkenak tebu, kalau meja tersebut tidak pernah kita bersihkan dari kotoran debu, lama kelamaan debu terbut susah untuk di hilangkan, tapih kalau meja tersebut sering kita bersihkan maka meja tersebut mudah kita bersihkan walaupun masi jugak terkenak debu. seperti itu jugak dosa yang pada diri kita sendiri, kalau kita tak pernah melakukan yang baik maka kita susah untuk meninggalkan perbuatan yang buruk.

Disini ada beberapa hal untuk  mengendalikan hawa nafsu, sebaiknya Anda melakukan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Banyak melakukan ibadah
Terutama ibadah-ibadah Wajib dan sunnah(sholat lima waktu,sholat dhuha, tahajud, baca Al Qur’an, dll). Sebab makanan hati yang bersih adalah ibadah.

2.Banyak-Bayaklah mengucapkan
  • astaqhfirullah hal a'zhim sebanyak mungkin. karna Arti : astaqhfirullah"Kami mohon ampun kepada Allah yang Maha Esa".
  • Tahmid,
  • tahlil,
  • takbir,
  • tasbih,
  • Dll.

3. Berdoa
Minta kepada Allah dengan sungguh-sungguh (berdoa) agar keinginan Anda semakin kuat untuk meninggalkan hal-hal yang buruk.

4. Mengharap keridhaan
Meyakini imbalan besar yang akan Allah berikan kepada orang-orang yang mampu mengendalikan hawa nafsunya.

“Katakanlah: "Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu (memperturuti hawa nafsu)?." Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal didalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya” (QS. Ali ‘Imron yat 15).

Kuatkan keyakinan tersebut dengan banyak berzikir (mengingat Allah) dan beribadah kepadanya. Jangan hanya mengandalkan ibadah wajib saja untuk mengendalikan nafsu, tambah juga dengan ibadah sunnah, seperti Puasa senin-kamis, sholat tahajjud, tilawah Al Qur’an, sholat dhuha, dan lain-lain.

5. Jaga panca indera
Jaga mata kita untuk tidak melihat hal-hal yang berbau maksiat, jaga pendengaran dari pembicaraan yang jorok, jaga mulut dari berkata-kata yang cabul, dan jaga tangan serta kaki kita untuk tidak menjamah atau melangkah ke hal-hal yang maksiat.

6. Jaga pikiran kita dengan selalu berpikir positif dan produktif yang akan didapat dari banyak membaca yang positif dan hindari juga lingkungan yang membangkitkan hawa nafsu kita. Teman-teman yang selalu berpikir dan berkata mesum juga perlu dihindari agar hawa nafsu kita dapat terjaga.

Oleh karena itu, dianjurkan untuk memutuskan hubungan dengan pacar. Walau Anda sudah berjanji kepadanya, tapi pikirkan untung ruginya. Jika Anda tetap bersamanya akan sulit bagi Anda untuk menghindar dari godaan hawa nafsu. Bahkan mungkin saja Anda makin terperosok pada perbuatan zina yang makin jauh. Hal ini lebih merugikan bagi diri Anda dan pasangan Anda daripada memutuskan hubungan dan menjauh darinya.

Memutuskan hubungan itu menyakitkan, namun lebih baik daripada sakit yang pedih luar biasa di akhirat kelak. Suatu saat, jika Anda sudah siap menikah dan ia masih sendiri, Anda bisa langsung melamarnya/menikahinya. Namun sekarang ini, ketika Anda belum siap untuk menikah jauhi hubungan dengan dia (atau dengan lawan jenis lainnya) yang hanya menyebabkan hawa nafsu kita berkobar dan menambah dosa saja.

Saya doakan semoga kita menjadi orang yang lebih sholih dan mampu meninggalkan kebiasaan yang buruk. Amiin ya Robbal Alamin.

Sekian dan terimakasih

Semoga bermanfaat bagi anda semua jangan lupa di like dan share
jangan lupa jugak kunjungi artikel Untuk islam ku Disini


Sumber : http://zona-islam.mywapblog.com/category/artikel-islami-263/1.xhtml.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © KISAH SIPENULIS BLOG SEO - Devil Survivor 2 - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -